Tips Bilangan Bulat, Pecahan, dan Desimal Kelas 7
Trik praktis menghitung operasi bilangan bulat, pecahan, dan desimal tanpa salah langkah.
Banyak soal kelas 7 tentang bilangan malah lebih sering salah karena salah langkah, bukan karena rumus sulit. Ingat pola dasar ini:
1. Operasi bilangan bulat
- Kalau soal campuran + dan −, kerjakan dari kiri ke kanan.
- Kalau ada perkalian atau pembagian, kerjakan itu terlebih dahulu sebelum +/−.
- Untuk bilangan negatif: ingat aturan tandanya.
- Contoh:
−3 × −5 = +15 - Contoh:
−8 + 4 = −4
- Contoh:
2. Pecahan
- Sebelum hitung, samakan penyebut terlebih dahulu.
- Untuk menukar pecahan ke desimal: bagi pembilang dengan penyebut.
- Untuk menukar desimal ke pecahan: tulis sesuai tempat nilai desimal, lalu sederhanakan.
3. Desimal
- Penjumlahan dan pengurangan: jajarkan angka di belakang koma.
- Perkalian: tulis dulu hasil tanpa koma, lalu letakkan koma sesuai jumlah angka desimal di soal.
- Pembagian: kalikan pembilang dan penyebut dengan 10, 100, atau 1000 agar menjadi bilangan bulat, lalu bagi.
4. Perbandingan dan kontekstual
- Kalau soal menyangkut perbandingan, ubah dulu menjadi bentuk pecahan yang sama sebelum membandingkan.
- Soal cerita tentang belanja, skor, atau takaran sering meminta konversi pecahan–desimal; susun data dalam tabel dulu agar tidak tertukar.
Tips ujian
- Tuliskan setiap langkah secara berurutan; nilai proses sering dihitung.
- Kalau hasil terlalu besar atau terlalu kecil, ceklah kembali operasi sebelumnya.
- Jangan lupa menuliskan satuan jika soal memintanya.
Latihan rutin 5–7 soal per hari akan membuatmu terbiasa membaca soal dengan benar. Semangat!
Silakan beri komentar, diskusi, atau pertanyaan mengenai materi ini menggunakan akun GitHub Anda.
Memuat kolom komentar GitHub...

💬 Komentar
GitHub Issues