F. Penerapan PGL
Memahami penerapan pgl melalui konsep, contoh, dan latihan mandiri.
Tujuan Pembelajaran
Penerapan PGL Bahan Bakar
Gambar 1: Penerapan grafik garis lurus pada perhitungan penurunan volume bensin.
Setelah mempelajari submateri ini, siswa diharapkan mampu:
- Menerapkan persamaan garis lurus untuk memodelkan situasi biaya tetap dan biaya per unit.
- Membaca dan menafsirkan grafik hubungan linear dalam konteks nyata.
- Memprediksi nilai suatu besaran menggunakan persamaan garis lurus.
- Menyelesaikan masalah kontekstual dengan menyusun model $y=mx+c$.
Materi
1. Model Biaya Tetap dan Biaya per Unit
Banyak situasi sehari-hari mengikuti pola linear berbentuk:
$$y = mx + c$$
dengan:
- $c$ = biaya tetap (biaya yang harus dibayar walau $x=0$), sepadan dengan titik potong sumbu-y,
- $m$ = biaya per unit (tarif tambahan untuk setiap satu satuan $x$), sepadan dengan gradien,
- $x$ = banyak unit (jarak, waktu, jumlah barang, dan sebagainya),
- $y$ = total biaya atau nilai akhir.
Contoh konteks: ongkos taksi (tarif buka pintu + tarif per km), tarif listrik (biaya beban + biaya per kWh), dan biaya sewa (uang muka + biaya per hari).
2. Membaca Grafik Hubungan Linear
Pada grafik hubungan linear, titik potong dengan sumbu-y menunjukkan nilai awal (biaya tetap), sedangkan kemiringan (gradien) garis menunjukkan laju perubahan nilai $y$ terhadap $x$.
3. Memprediksi Nilai dengan Persamaan Garis
Jika model persamaan garis sudah diperoleh, nilai $y$ untuk suatu $x$ tertentu (bahkan yang belum tercatat datanya) dapat diprediksi dengan mensubstitusikan nilai $x$ ke persamaan.
Contoh
Contoh 1 (tarif taksi): Sebuah taksi mengenakan biaya buka pintu Rp7.000 dan tarif Rp3.500 setiap kilometer. Tentukan persamaan biaya $y$ terhadap jarak tempuh $x$ km, lalu hitung biaya untuk jarak 10 km.
Penyelesaian: Biaya tetap $c = 7.000$, biaya per km $m = 3.500$, sehingga persamaannya: $$y = 3.500x + 7.000$$ Untuk $x=10$: $$y = 3.500(10) + 7.000 = 35.000 + 7.000 = 42.000$$ Jadi biaya taksi untuk 10 km adalah Rp42.000.
Contoh 2 (menyusun model dari dua data): Sebuah percetakan mengenakan biaya Rp15.000 untuk mencetak 5 lembar dan Rp29.000 untuk mencetak 12 lembar. Tentukan persamaan biaya terhadap banyak lembar, lalu prediksi biaya untuk 20 lembar.
Penyelesaian: Dua data dianggap sebagai titik $(5, 15.000)$ dan $(12, 29.000)$. $$m = \frac{29.000 - 15.000}{12 - 5} = \frac{14.000}{7} = 2.000$$ Substitusikan ke $y - y_1 = m(x-x_1)$ dengan titik $(5, 15.000)$: $$y - 15.000 = 2.000(x - 5)$$ $$y = 2.000x - 10.000 + 15.000 = 2.000x + 5.000$$ Jadi biaya tetap (biaya persiapan cetak) adalah Rp5.000 dan biaya per lembar Rp2.000. Untuk $x=20$: $$y = 2.000(20) + 5.000 = 40.000 + 5.000 = 45.000$$ Prediksi biaya cetak 20 lembar adalah Rp45.000.
Contoh 3 (grafik penurunan linear): Sebuah tangki air berisi 100 liter air. Air dikuras dengan laju tetap 5 liter per menit. Tentukan persamaan volume air $y$ terhadap waktu $x$ menit, lalu tentukan kapan tangki habis.
Penyelesaian: Volume awal $c=100$, laju perubahan $m=-5$ (berkurang), sehingga: $$y = -5x + 100$$ Tangki habis ketika $y=0$: $$0 = -5x + 100 \implies 5x = 100 \implies x = 20$$ Jadi tangki akan habis setelah 20 menit.
Latihan
- Tarif parkir motor adalah Rp2.000 untuk satu jam pertama dan Rp1.000 untuk setiap jam berikutnya. Jika $x$ menyatakan banyak jam setelah jam pertama, tentukan persamaan biaya parkir $y$, lalu hitung biaya parkir selama 5 jam.
- Sebuah usaha katering mengenakan biaya Rp500.000 untuk 20 porsi dan Rp1.100.000 untuk 50 porsi. Tentukan persamaan biaya terhadap banyak porsi, lalu prediksi biaya untuk 80 porsi.
- Sebuah mobil pada saat $x=0$ jam berada pada jarak 20 km dari kota A dan bergerak menjauh dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Tentukan persamaan jarak $y$ terhadap waktu $x$ jam, lalu tentukan jarak mobil setelah 3 jam.
- Sebuah lilin memiliki panjang awal 20 cm dan menyusut 0,5 cm setiap menit karena dinyalakan. Tentukan persamaan panjang lilin $y$ terhadap waktu $x$ menit, lalu tentukan kapan lilin habis.
- Grafik biaya les privat menunjukkan titik potong sumbu-y di $(0, 50.000)$ dan melalui titik $(4, 250.000)$, dengan $x$ = banyak pertemuan. Tentukan persamaan garisnya, lalu hitung biaya untuk 6 kali pertemuan.
- Suatu perusahaan air minum mengenakan biaya beban Rp20.000 dan Rp3.000 per meter kubik pemakaian. Jika tagihan seorang pelanggan Rp83.000, berapa meter kubik air yang ia pakai?
Jawab:
- $y = 1.000x + 2.000$. Untuk parkir 5 jam, banyak jam setelah jam pertama adalah $x=4$: $y=1.000(4)+2.000=6.000$. Biaya parkir 5 jam adalah Rp6.000.
- $m = \frac{1.100.000-500.000}{50-20} = \frac{600.000}{30} = 20.000$. $y-500.000=20.000(x-20) \Rightarrow y=20.000x+100.000$. Untuk $x=80$: $y=20.000(80)+100.000=1.700.000$.
- $y = 60x + 20$. Untuk $x=3$: $y=60(3)+20=200$. Jarak mobil setelah 3 jam adalah 200 km.
- $y = -0,5x + 20$. Lilin habis saat $y=0$: $0=-0,5x+20 \Rightarrow x=40$. Lilin habis setelah 40 menit.
- $m=\frac{250.000-50.000}{4-0}=\frac{200.000}{4}=50.000$. Persamaan: $y=50.000x+50.000$. Untuk $x=6$: $y=50.000(6)+50.000=350.000$.
- $83.000 = 3.000x + 20.000 \Rightarrow 3.000x = 63.000 \Rightarrow x = 21$. Pemakaian air sebanyak 21 meter kubik.
Kuis Formatif
- Dalam model biaya $y=mx+c$, apa yang ditunjukkan oleh nilai $c$?
- Tarif ojek daring Rp2.500 per km ditambah biaya aplikasi Rp3.000. Tentukan persamaan biaya untuk jarak $x$ km.
- Menggunakan persamaan pada soal nomor 2, hitung biaya untuk jarak 8 km.
- Sebuah bak air memiliki 200 liter air dan diisi dengan laju 10 liter per menit. Tentukan persamaan volume air $y$ terhadap waktu $x$ menit.
- Menggunakan persamaan pada soal nomor 4, tentukan waktu yang dibutuhkan hingga bak berisi 500 liter.
Jawaban kunci:
- Biaya tetap atau nilai awal (nilai $y$ saat $x=0$).
- $y = 2.500x + 3.000$.
- $y=2.500(8)+3.000=20.000+3.000=23.000$, biaya Rp23.000.
- $y = 10x + 200$.
- $500=10x+200 \Rightarrow 10x=300 \Rightarrow x=30$. Waktu yang dibutuhkan 30 menit.
💬 Komentar
Silakan beri komentar atau pertanyaan menggunakan akun GitHub Anda.