A. Merumuskan Pertanyaan Data
Membuat pertanyaan yang dapat dijawab dengan data, menentukan variabel, dan merancang pengumpulan data.
Tujuan Pembelajaran
- Siswa dapat menentukan apakah suatu pertanyaan dapat dijawab dengan data.
- Siswa dapat membedakan variabel kualitatif dan kuantitatif.
- Siswa dapat merancang cara pengumpulan data sederhana.
- Siswa dapat menuliskan pertanyaan data yang jelas dan terukur.
Materi
Pertanyaan data adalah pertanyaan yang jawabannya bisa diperoleh dari pengamatan, pengukuran, atau kuesioner.
Jenis variabel:
- Kualitatif: jenis kelamin, warna kesukaan, jenis bahan.
- Kuantitatif: berat badan, tinggi badan, nilai ujian, waktu tempuh.
Langkah merumuskan pertanyaan data:
- Tentukan topik yang ingin diketahui.
- Tentukan populasi atau objek yang diamati.
- Tentukan variabel yang akan diukur.
- Tentukan cara pengumpulan data.
- Tulis pertanyaan dengan jelas.
Ciri-ciri pertanyaan statistik yang baik
Tidak semua pertanyaan bisa disebut pertanyaan data (pertanyaan statistik). Pertanyaan statistik memiliki ciri:
- Jawabannya bervariasi (tidak tunggal), karena diambil dari banyak objek, orang, atau waktu yang berbeda.
- Dapat dijawab dengan mengumpulkan data secara objektif (observasi, pengukuran, atau survei), bukan sekadar pendapat pribadi.
- Jelas apa yang diukur dan dari populasi/objek mana data itu diambil.
Bandingkan dua pertanyaan berikut:
- “Berapa umurku sekarang?” → bukan pertanyaan statistik, sebab hanya menanyakan satu orang sehingga jawabannya tunggal.
- “Berapa rata-rata umur siswa kelas 7 di sekolahku?” → pertanyaan statistik, sebab datanya diambil dari banyak siswa dan jawabannya bervariasi.
Data kuantitatif: diskrit dan kontinu
Data kuantitatif dapat dibedakan lagi menjadi dua jenis:
- Diskrit: diperoleh dari membilang (menghitung), nilainya selalu bilangan bulat. Contoh: jumlah saudara, jumlah buku.
- Kontinu: diperoleh dari mengukur, nilainya dapat berupa pecahan atau desimal. Contoh: tinggi badan, berat badan, waktu tempuh.
Cara pengumpulan data
Beberapa cara yang umum digunakan untuk mengumpulkan data guna menjawab pertanyaan data:
- Observasi: mengamati langsung objek, misalnya menghitung jumlah kendaraan yang lewat di depan sekolah.
- Pengukuran: mengukur langsung dengan alat ukur, misalnya mengukur tinggi badan dengan meteran.
- Angket/kuesioner: menyebarkan daftar pertanyaan tertulis untuk diisi responden.
- Wawancara: menanyakan langsung kepada responden secara lisan.
Contoh
Contoh 1: Topik: hasil belajar matematika kelas 7. Pertanyaan: “Berapa nilai rata-rata ujian matematika kelas 7?” Variabel: nilai ujian matematika (kuantitatif).
Contoh 2: Topik: kebiasaan sarapan siswa. Pertanyaan: “Berapa persen siswa yang sarapan sebelum sekolah?” Variabel: sarapan atau tidak (kualitatif).
Contoh 3 (menguji pertanyaan statistik): Tentukan apakah “Berapa banyak anggota keluargaku?” merupakan pertanyaan statistik.
Bukan pertanyaan statistik, sebab hanya menanyakan satu objek (keluarga sendiri) sehingga jawabannya tunggal, tidak bervariasi. Pertanyaan ini bisa diubah menjadi pertanyaan statistik, misalnya: “Berapa rata-rata jumlah anggota keluarga siswa kelas 7?”, karena datanya diambil dari banyak siswa dan bervariasi antar keluarga.
Contoh 4 (diskrit atau kontinu): Klasifikasikan variabel berikut sebagai diskrit atau kontinu: (a) jumlah buku di dalam tas, (b) berat badan siswa.
(a) Diskrit, karena diperoleh dengan membilang dan hasilnya bilangan bulat. (b) Kontinu, karena diperoleh dengan mengukur dan hasilnya bisa berupa desimal, misalnya 42,5 kg.
Latihan
Manakah yang merupakan pertanyaan data?
A. Berapa hasil 8 × 7? B. Apakah siswa lebih suka olahraga atau seni? C. Siapa penemu gravitasi? D. Berapa suhu ruang tamu?
Variabel “tinggi badan” termasuk ….
A. Kualitatif B. Kuantitatif C. Kategorikal D. Nominal
Tulis satu pertanyaan data tentang minum air putih sehari di kelasmu, lalu sebutkan variabel dan cara pengumpulan datanya!
Klasifikasikan variabel “jumlah adik” sebagai diskrit atau kontinu, dan jelaskan alasannya.
Sebutkan minimal dua cara pengumpulan data yang cocok untuk mengetahui “warna kesukaan siswa di kelas” dan “tinggi badan siswa di kelas”.
Tentukan apakah pertanyaan berikut adalah pertanyaan statistik: “Apa warna bajuku hari ini?” Jelaskan alasannya.
Jawab:
- B. Bisa dijawab dengan mengumpulkan data preferensi siswa, dan jawabannya bervariasi antar siswa.
- B. Tinggi badan diukur dalam angka, sehingga termasuk data kuantitatif.
- Contoh jawaban: “Berapa rata-rata banyak gelas air putih yang diminum siswa kelas 7 dalam sehari?” Variabel: banyak gelas air putih (kuantitatif, diskrit). Cara pengumpulan: angket/kuesioner harian.
- Diskrit, karena jumlah adik diperoleh dengan membilang dan hasilnya berupa bilangan bulat (0, 1, 2, dan seterusnya).
- Warna kesukaan: angket/kuesioner (data kualitatif). Tinggi badan: pengukuran langsung dengan alat ukur tinggi (data kuantitatif).
- Bukan pertanyaan statistik, karena hanya menanyakan satu objek (diri sendiri) sehingga jawabannya tunggal dan tidak bervariasi.
Kuis Formatif
- Variabel “jumlah kursi di kelas” termasuk data kuantitatif jenis …
- Sebutkan satu ciri pertanyaan statistik yang baik.
- “Berapa berat badan rata-rata siswa kelas 7C?” termasuk pertanyaan statistik atau bukan? Jelaskan secara singkat.
- Sebutkan dua cara pengumpulan data.
- Variabel “jenis olahraga favorit” termasuk data …
Jawaban kunci:
- Diskrit (hasil membilang, berupa bilangan bulat).
- Jawabannya bervariasi/tidak tunggal, dan dapat dikumpulkan secara objektif.
- Termasuk pertanyaan statistik, karena data diambil dari banyak siswa dan jawabannya (berat badan) bervariasi.
- Dua di antara: observasi, pengukuran, angket/kuesioner, atau wawancara.
- Kualitatif.
💬 Komentar
Silakan beri komentar atau pertanyaan menggunakan akun GitHub Anda.